+10 344 123 64 77
Tampilkan postingan dengan label APLIKASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label APLIKASI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Februari 2022


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengembangkan kurikulum prototipe yang selanjutnya akan disebut Kurikulum Merdeka sebagai bagian penting upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama dialami.

Selain kurikulum, untuk membantu mewujudkan perubahan sistemik, guru membutuhkan medium yang mudah diakses, sebagai alat untuk membantu mereka meningkatkan dan mengembangkan potensi. Menjawab kebutuhan guru tersebut, platform Merdeka Mengajar hadir sebagai sarana edukasi yang dapat membantu guru menjalankan perannya dalam mengajar, belajar, dan berkarier, untuk mewujudkan merdeka belajar.

Peluncuran Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar pada Merdeka Belajar episode Kelima Belas dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 11 Februari 2022 pukul 10.00 WIB melalui siaran langsung di YouTube KEMENDIKBUD RI https://youtu.be/T2-s6yY9yoI

Aplikasi Merdeka Mengajar merupakan superapp edukasi yang dirancang Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk membantu guru mengajar, mengembangkan diri, dan berkarya lebih baik lagi.

Selain melalui aplikasi di Android Play Store, platform ini juga dapat diakses melalui https://guru.kemdikbud.go.id

Panduan dan FAQ platform ini dapat dilihat melalui laman Ditjen GTK https://bit.ly/PanduanFAQPlatformMerdekaMengajar

#SahabatGTK bisa masuk ke platform Merdeka Mengajar menggunakan Akun Google dengan domain belajar.id (Akun Pembelajaran) atau madrasah.kemenag.go.id (Akun Madrasah).

Mari bergerak bersama untuk terus mengembangkan diri menuju pembelajaran yang merdeka!




Jumat, 27 Maret 2015

Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Apa Kabar Bapak/Ibu Guru ? Semoga sehat selalu dan tetap semangat.

Senin, 23 Maret 2015

ROTASI DAN DILATASI PADA BANGUN DATAR


REFLEKSI DAN TRANSLASI PADA BANGUN DATAR

MENGGAMBAR GRAFIK GARIS LURUS

Kamis, 19 Maret 2015

Dalam kegiatan pembelajaran matematika banyak software ( perangkat lunak ) yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran. Dan Salah satu perangkat lunak yang cukup mudah  dimanfaatkan ( friendly user ) adalah GeoGebra. GeoGebra ini lebih fleksibel karena tidak banyak menggunakan code programming, seperti halnya aplikasi matematika yang lain sperti : Maple, Matlab, turbo pascal, quick basic, dll. 
Nama GeoGebra merupakan kependekan dari geometry  (geometri)  dan  algebra  (aljabar).  Meski dari  sisi  nama  hanya  merujuk  geometri  dan aljabar   aplikasi ini tidak hanya mendukung untuk kedua topik tersebut, tapi juga mendukung banyak topik matematika diluar keduanya. GeoGebra pertama kali  dikembangkan  oleh  Markus Hohenwarter dari Austria dan dirilis sebagai perangkat lunak opensource sehingga dapat dimanfaatkan secara gratis dan bebas untuk dikembangkan.

Beberapa kelebihan dari aplikasi GeoGebra adalah:
 1.    Mudah digunakan
 2.    Fitur yang cukup lengkap untuk pembelajaran matematika
 3.    Mendukung platform web
 4.    Mendukung beragam sistem operasi

         5.    Tersedia dalam berbagai bahasa
 6.    Gratis

Dalam pembelajaran, GeoGebra dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, misalnya:

1.    Membuat dokumen terkait pembelajaran matematika, misalnya untuk penyiapan bahan ajar, modul belajar, makalah, bahan presentasi dll. Sebagai contoh GeoGebra digunakan untuk melukis bangun geometri. Gambar yang dihasilkan ini dapat disalin ke aplikasi lain semisal ke aplikasi pengolah kata (misalnya MS Word), aplikasi presentasi (misalnya MS Powerpoint), atau aplikasi lain untuk diolah lebih lanjut.
2.    Membuat media pembelajaran atau alat bantu pengajaran matematika. Media ini dapat
digunakan untuk menjelaskan konsep matematika atau dapat juga digunakan untuk eksplorasi, baik untuk ditayangkan di depan kelas oleh guru atau siswa bereksplorasi menggunakan komputer sendiri.
      3.    Membuat lembar kerja digital dan interaktif.

4. Menyelesaikan atau mem-verifikasi permasalahan matematika. Dalam hal ini dapat dimanfaatkan untuk mengecek jawaban soal. Namun, perlu diperhatikan bahwa siswa jangan diarahkan untuk mencari jawaban dengan GeoGebra tapi lebih kepada mengecek jawaban, penekanannya adalah kepada proses yang benar.

Dalam praktek, GeoGebra dapat digunakan secara mandiri (artinya tanpa aplikasi lain) atau dapat juga dikombinasikan dengan aplikasi yang lain. Selain itu perlu diperhatikan bahwa dalam praktek pembelajaran di kelas hendaknya mempertimbangkan proses yang baik dan tepat. Dengan berdasar pendekatan saintifik, seperti yang ditekankan pada Kurikulum 2013, maka proses pembelajaran  disajikan dalam beberapa langkah diantaranya:

1.    Mengamati (observing)

2.    Menanya (questioning)

3.    Menalar (associating)

4.    Mencoba (experimenting)

5.    Membentuk jejaring (networking)


Penggunaan GeoGebra hendaknya dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses-proses tersebut apalagi fitur yang disediakan oleh GeoGebra sudah cukup lengkap tinggal bagaimana guru dapat membuat media serta meramunya dalam proses pembelajaran.

Aplikasinya dapat didownload di www.geogebra.org